Skip to main content

SHOLAWAT




Alloh SWT telah memilih Nabi Muhammad SAW sebagai manusia termulia di antara seluruh makhluk-Nya. Pujian yang sempurna layak kita sampaikan kepadanya. Beliau SAW dipuji Alloh SWT, dipuji oleh segenap malaikat-Nya, dipuji oleh seluruh nabi dan rosul sebelumnya, dipuji oleh penghuni bumi yang kita pijak ini. Sholawat dan salam selalu tercurah atas beliau  .


Di antara hak Nabi SAW yang diperintahkan Alloh SWT kepada umatnya adalah agar mereka mengucapkan sholawat dan salam untuk beliau.


Bersholawat secara bahasa berarti doa. Sholawatnya malaikat dan manusia kepada Nabi SAW bermakna berdoa kepada Alloh SWT agar Dia memuji dan memuliakan beliau SAW di dunia dan akhirat. Di dunia Alloh SWT memuliakan penyebutan nama beliau SAW, memenangkan agama dan mengokohkan syariat-Nya yang beliau bawa. Di akhirat dengan melipatgandakan pahala kebaikan beliau SAW, memudahkan syafaat beliau SAW kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau SAW pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk. 


Adapun makna Alloh SWT bersholawat atas Nabi Muhammad SAW adalah pujian Alloh SWT di hadapan para malaikat-Nya.


Sedangkan “salam” yang dimaksud adalah semoga Alloh memberikan penghormatan yang tinggi dan derajat yang mulia kepada Nabi SAW.


Di antara keutamaan sholawat yaitu:

Melaksanakan perintah Alloh SWT, Alloh akan bersholawat baginya sepuluh kali dan dihapuskan sepuluh kesalahannya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat di surga kelak. Mendapatkan syafaat dari Rosululloh SAW di hari kiamat kelak.


Secara waktu, sholawat untuk Nabi SAW ada dua: yaitu sholawat mutlak dan sholawat muqoyyad. Sholawat mutlak artinya sholawat yang bisa dikerjakan di waktu kapan saja, di setiap kesempatan, tanpa batas waktu dan tempat tertentu selain tempat-tempat yang terlarang, seperti toilet. Sholawat muqoyyad artinya sholawat yang dikerjakan pada kesempatan khusus, baik dikerjakan pada waktu tertentu atau ketika melakukan amal tertentu.


Ada banyak waktu-waktu tertentu di mana kita dianjurkan untuk bersholawat, di antaranya adalah:

Ketika nama Nabi Muhammad SAW disebut, pada hari Jum’at, ketika masuk masjid,  saat berdoa, di waktu pagi dan petang, sebelum berdoa, ketika di tempat perkumpulan, setelah takbir kedua dari sholat jenazah dan ketika Tasyahud dalam sholat.


Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal Analisa Laporan Keuangan Pertemuan 4

1. Jika dalam membandingkan LK Trend Prosentase menggunakan data lebih dari tiga tahun maka analisa yang dipergunakan adalah :  *   A. Angka Index B. Angka Tunggal C. Angka Random D. Angka Nominal E. Angka Variabel 2. yang tidak termasuk hal-hal yang di tunjukan dalam perbandingan terhadap analisa LK sebagai berikut :  *   A. Data Absolut B. Perubahan Prosentase C. Perbandingan Ratio D. Data Relatip Saja E. Perbandingan Data 3. syarat suatu data dapat diperbandingan adalah selain kosekuensi pencatatan adalah :   A. Terjadi Perubahan Nilai B. Tak terjadi Perubahan Nilai C. Terjadinya Inflasi D. Terjadinya Deflasi E. Terjadinya Kolusi   4. Jika terjadi perubahan nilai karena adanya inflasi maupun deflasi, maka pada saat perbandingan LK data harus terlebih dahulu dilakukan :  *   A. Adjusment B. Digabungkan C. Dirata-rata D. Dikomposisikan E. Pemecahan 5. Membagi jumlah tiap pos yang terdapat ...

Sharing Erha Pt. 2

 Hallo guys, kemarin aku sempet cerita ya awal mula aku ke Erha, btw ini udah bulan ke 5 ku perawatan di Erha. Dan aku udah treatment acne peeling sekali. Aku mau share ke kalian budget yang udah aku keluarin nih Sreenshotan ini aku ambil dari aplikasi mobile Erha yang bisa kalian unduh juga di playstore loh gambar total uang yang telah dibelanjakan penukaran poin erha Oya, perlu kalian ketahui setiap pembelian di Erha pasti akan dapat poin kok, yang nanti dapat ditukar menjadi produk Erha yang ingin kalian beli. Ada birthday vouchernya juga btw. Seseru itu ya

KELAHIRAN ROSULULLAH SAW

Mari belajar tentang sejarah kelahiran Nabi!! Rosululloh SAW dilahirkan pada hari Senin pagi 9 Robiul Awal, tahun Gajah. Bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 M.  Beliau SAW dilahirkan dari suku Quraisy, yaitu suku yang paling terhormat dan terpandang di tengah masyarakat Arab pada waktu itu. Dari suku Quraisy tersebut, beliau dari bani Hasyim, anak suku yang paling terhormat di tengah suku Quraisy. Rosululloh SAW lahir dalam keadaan yatim. Karena bapaknya, Abdulloh telah meninggal ketika ibunya (Aminah) mengandungnya di usia dua bulan. Setelah melahirkannya, sang ibu segera membawa bayi tersebut ke kakeknya  Abdul Muttholib. Betapa gembiranya sang kakek mendengar berita kelahiran cucunya. Lalu dibawanya bayi tersebut ke dalam Ka’bah, dia berdoa kepada Alloh dan bersyukur kepada-Nya. Anak tersebut kemudian diberi nama Muhammad. Nama yang belum dikenal masyarakat Arab waktu itu. Lalu pada hari ketujuh setelah kelahirannya, Rosululloh SAW dikhitan. Selain oleh ibunya, R...