Skip to main content

Cinta Rosul Kepada Umatnya

 

    Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang diutus membawa kasih sayang untuk seluruh alam, baik manusia, binatang maupun tumbuhan. Salah satu tugas Nabi SAW menyempurnakan akhlak yang mulia bagi seluruh manusia. 

    Di antara bentuk kasih sayang Rosululloh SAW, suatu hari ada orang badui datang ke masjid Nabawi, kemudian dia kencing di pojok masjid. Lalu para sahabat geram dan hendak menghardiknya. Namun Rosululloh SAW mencegah para sahabat dan membiarkan orang badui tersebut menyelesaikan hajatnya. Kemudian setelah itu, Rosululloh SAW menyuruh salah seorang sahabat untuk mengambil seember air lalu disiramkan ke bekas kencing orang badui tersebut. 

    Rosululloh SAW juga sangat sayang kepada anak kecil. Suatu hari beliau khutbah di atas mimbar, lalu datanglah Hasan dan Husain yang saat itu masih kecil. Lalu Rosululloh SAW menghentikan khutbahnya sejenak dan menuju kedua cucunya tersebut lalu menggendongnya. 

    Rosululloh SAW juga penyayang kepada pembantunya. Dahulu ada seorang anak Yahudi yang senantiasa melayani Nabi SAW, kemudian ia sakit. Maka, Nabi SAW menjenguknya, lalu beliau duduk di dekat kepalanya, kemudian berkata, “Masuklah Islam!” Maka anak Yahudi itu melihat ke arah ayahnya yang ada di dekatnya, maka ayahnya berkata, ‘Taatilah Nabi Muhammad.” Maka anak itu pun masuk Islam. 

    Rosululloh SAW juga berkasih sayang sekalipun kepada musuh-musuh beliau. Pernah suatu hari dikatakan kepada Nabi SAW, ”Wahai Rosululloh SAW! Doakanlah keburukan atas kaum musyrikin.” Nabi SAW menjawab, “Sesungguhnya aku diutus bukan sebagai pelaknat, namun aku diutus sebagai rahmat pembawa kasih sayang.” 

    Ketika Rosululloh SAW hijrah ke Thoif, beliau tidak diterima dakwahnya di sana, bahkan beliau dihina dan dilempari batu hingga kakinya berdarah. Lalu malaikat penjaga gunung menawarkan untuk membinasakan penduduk tersebut jika beliau mengizinkan. Akan tetapi, Rosululloh SAW sangat sayang kepada umatnya, beliau hanya berdoa semoga di antara keturunan mereka kelak ada yang masuk Islam.

    Rosululloh juga SAW penyayang kepada hewan. Rosululloh SAW memerintahkan kita jika menyembelih hewan maka perbaguslah dalam menyembelinya. Dengan menajamkan pisaunya dan tidak menyakitinya. 


Semoga kita bisa meneladani sifat Rosul ya :)


Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal Analisa Laporan Keuangan Pertemuan 4

1. Jika dalam membandingkan LK Trend Prosentase menggunakan data lebih dari tiga tahun maka analisa yang dipergunakan adalah :  *   A. Angka Index B. Angka Tunggal C. Angka Random D. Angka Nominal E. Angka Variabel 2. yang tidak termasuk hal-hal yang di tunjukan dalam perbandingan terhadap analisa LK sebagai berikut :  *   A. Data Absolut B. Perubahan Prosentase C. Perbandingan Ratio D. Data Relatip Saja E. Perbandingan Data 3. syarat suatu data dapat diperbandingan adalah selain kosekuensi pencatatan adalah :   A. Terjadi Perubahan Nilai B. Tak terjadi Perubahan Nilai C. Terjadinya Inflasi D. Terjadinya Deflasi E. Terjadinya Kolusi   4. Jika terjadi perubahan nilai karena adanya inflasi maupun deflasi, maka pada saat perbandingan LK data harus terlebih dahulu dilakukan :  *   A. Adjusment B. Digabungkan C. Dirata-rata D. Dikomposisikan E. Pemecahan 5. Membagi jumlah tiap pos yang terdapat ...

Sharing Erha Pt. 2

 Hallo guys, kemarin aku sempet cerita ya awal mula aku ke Erha, btw ini udah bulan ke 5 ku perawatan di Erha. Dan aku udah treatment acne peeling sekali. Aku mau share ke kalian budget yang udah aku keluarin nih Sreenshotan ini aku ambil dari aplikasi mobile Erha yang bisa kalian unduh juga di playstore loh gambar total uang yang telah dibelanjakan penukaran poin erha Oya, perlu kalian ketahui setiap pembelian di Erha pasti akan dapat poin kok, yang nanti dapat ditukar menjadi produk Erha yang ingin kalian beli. Ada birthday vouchernya juga btw. Seseru itu ya

KELAHIRAN ROSULULLAH SAW

Mari belajar tentang sejarah kelahiran Nabi!! Rosululloh SAW dilahirkan pada hari Senin pagi 9 Robiul Awal, tahun Gajah. Bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 M.  Beliau SAW dilahirkan dari suku Quraisy, yaitu suku yang paling terhormat dan terpandang di tengah masyarakat Arab pada waktu itu. Dari suku Quraisy tersebut, beliau dari bani Hasyim, anak suku yang paling terhormat di tengah suku Quraisy. Rosululloh SAW lahir dalam keadaan yatim. Karena bapaknya, Abdulloh telah meninggal ketika ibunya (Aminah) mengandungnya di usia dua bulan. Setelah melahirkannya, sang ibu segera membawa bayi tersebut ke kakeknya  Abdul Muttholib. Betapa gembiranya sang kakek mendengar berita kelahiran cucunya. Lalu dibawanya bayi tersebut ke dalam Ka’bah, dia berdoa kepada Alloh dan bersyukur kepada-Nya. Anak tersebut kemudian diberi nama Muhammad. Nama yang belum dikenal masyarakat Arab waktu itu. Lalu pada hari ketujuh setelah kelahirannya, Rosululloh SAW dikhitan. Selain oleh ibunya, R...