Skip to main content

Mencintai Rosululloh SAW

Banyak orang yang mengaku mencintai Rosululloh SAW. Tetapi, pada realitanya pengakuan tersebut hanya omong kosong belaka. Buktinya amal ibadah yang dikerjakan tidak sesuai dengan ajaran Rosululloh SAW, bahkan masih jauh dari tuntunannya.    

Mencintai Rosululloh SAW bukan hanya perbuatan hati saja, namun harus ada pembuktian berupa perkataan dan perbuatan sebagai wujud cintanya kepada Rosululloh SAW. Semua itu hanya bisa didapatkan melalui sumber-sumber yang benar, yaitu al-Qur’an dan hadis-hadis shohih. 

Di antara bukti dan konsekuensi mencintai Rosululloh SAW adalah dengan cara mentaati dan mengikuti beliau SAW memuliakan dan membela beliau SAW, sering mengingat dengan memperbanyak bersholawat kepada beliau SAW, berkeinginan melihat beliau dan rindu untuk berjumpa dengan beliau dan mencintai kerabat, keluarga, istri dan para sahabat beliau SAW. Tidak rela jika ajaran beliau dihina dan direndahkan. 

Mencintai Rosululloh SAW bukanlah seperti mencintai makhluk Alloh SWT yang lainnya. Rosululloh SAW adalah makhluk pilihan Alloh yang menyampaikan ajaran-Nya dan sebagai penghulu anak Adam. Kecintaan kepada Rosululloh SAW terikat dengan kecintaan kepada Alloh SWT. Kecintaan kita terhadap Rosululloh SAW merupakan bagian dari mencintai Alloh  . 

Mencintai Rosululloh SAW merupakan syarat kesempurnaan iman seseorang. Iman seseorang tidak sah kecuali dengan memuliakan Rosululloh SAW melebihi kedua orang tua, istri, anak dan manusia seluruhnya. 

Sesungguhnya memberikan pujian, pengagungan dan pemuliaan terhadap Rosululloh SAW merupakan tanda kuatnya agama seseorang. Sebaliknya, tidak memuji, tidak mengagungkan dan tidak memuliakan Rosululloh SAW menunjukkan lemahnya agama seseorang.   

Mencintai Rosululloh SAW tidak hanya dipahami sebagai sebuah kewajiban bagi umat Islam. Tetapi pada dasarnya telah menjadi kebutuhan bagi mereka, baik laki-laki maupun wanita. Selama hayat masih dikandung badan, kita semua wajib mencintai Rosululloh SAW. Hal ini menunjukkan kesempurnaan iman kita dan membuat kita istiqomah berada di atas jalan Alloh SWT. Inilah pentingnya mencintai Rosululloh SAW. 

Adapun buah dari mencintai Rosululloh SAW, yaitu: kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat, sarana merasakan manisnya iman, menjadi sebab hilangnya kesusahan dan diampuninya dosa-dosa, mendapat syafaat, dikumpulkan bersama beliau dan orang-orang mulia di surga.


Semoga bermanfaat!!

Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal Analisa Laporan Keuangan Pertemuan 4

1. Jika dalam membandingkan LK Trend Prosentase menggunakan data lebih dari tiga tahun maka analisa yang dipergunakan adalah :  *   A. Angka Index B. Angka Tunggal C. Angka Random D. Angka Nominal E. Angka Variabel 2. yang tidak termasuk hal-hal yang di tunjukan dalam perbandingan terhadap analisa LK sebagai berikut :  *   A. Data Absolut B. Perubahan Prosentase C. Perbandingan Ratio D. Data Relatip Saja E. Perbandingan Data 3. syarat suatu data dapat diperbandingan adalah selain kosekuensi pencatatan adalah :   A. Terjadi Perubahan Nilai B. Tak terjadi Perubahan Nilai C. Terjadinya Inflasi D. Terjadinya Deflasi E. Terjadinya Kolusi   4. Jika terjadi perubahan nilai karena adanya inflasi maupun deflasi, maka pada saat perbandingan LK data harus terlebih dahulu dilakukan :  *   A. Adjusment B. Digabungkan C. Dirata-rata D. Dikomposisikan E. Pemecahan 5. Membagi jumlah tiap pos yang terdapat ...

Sharing Erha Pt. 2

 Hallo guys, kemarin aku sempet cerita ya awal mula aku ke Erha, btw ini udah bulan ke 5 ku perawatan di Erha. Dan aku udah treatment acne peeling sekali. Aku mau share ke kalian budget yang udah aku keluarin nih Sreenshotan ini aku ambil dari aplikasi mobile Erha yang bisa kalian unduh juga di playstore loh gambar total uang yang telah dibelanjakan penukaran poin erha Oya, perlu kalian ketahui setiap pembelian di Erha pasti akan dapat poin kok, yang nanti dapat ditukar menjadi produk Erha yang ingin kalian beli. Ada birthday vouchernya juga btw. Seseru itu ya

KELAHIRAN ROSULULLAH SAW

Mari belajar tentang sejarah kelahiran Nabi!! Rosululloh SAW dilahirkan pada hari Senin pagi 9 Robiul Awal, tahun Gajah. Bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 M.  Beliau SAW dilahirkan dari suku Quraisy, yaitu suku yang paling terhormat dan terpandang di tengah masyarakat Arab pada waktu itu. Dari suku Quraisy tersebut, beliau dari bani Hasyim, anak suku yang paling terhormat di tengah suku Quraisy. Rosululloh SAW lahir dalam keadaan yatim. Karena bapaknya, Abdulloh telah meninggal ketika ibunya (Aminah) mengandungnya di usia dua bulan. Setelah melahirkannya, sang ibu segera membawa bayi tersebut ke kakeknya  Abdul Muttholib. Betapa gembiranya sang kakek mendengar berita kelahiran cucunya. Lalu dibawanya bayi tersebut ke dalam Ka’bah, dia berdoa kepada Alloh dan bersyukur kepada-Nya. Anak tersebut kemudian diberi nama Muhammad. Nama yang belum dikenal masyarakat Arab waktu itu. Lalu pada hari ketujuh setelah kelahirannya, Rosululloh SAW dikhitan. Selain oleh ibunya, R...