Skip to main content

Menghina Islam

Menghina Islam adalah termasuk dosa besar. Orang yang menghina Islam sama halnya dengan orang yang menghina Alloh SWT, rosul-rosul-Nya, kitab-kitab-Nya dan ajaran syariat-Nya. 

Secara umum menghina Islam terbagi menjadi dua jenis. 

➡️ Pertama, penghinaan secara terang-terangan. 

Misalnya:  

1.  Menghina Alloh seperti ucapan orang yahudi, “Alloh itu miskin dan pelit”, menulis nama Alloh atau sifat Nya di kertas lalu diinjak-injak dengan sengaja, dan sebagainya. 

2.  Menghina nabi Muhammad dengan mengatakan, “Muhammad menikahi 9 wanita hanya untuk memuaskan nafsu” dan sebagainya.

3.  Menghina al-Quran, seperti, “al-Quran adalah kitab paling porno”, melempar atau menginjak-injak al-Quran, dan sebagainya.

4.  Menghina ajaran agama islam seperti mengatakan, “Islam agama teroris, memelihara jenggot, memakai cadar, celana di atas mata kaki bagi laki-laki adalah ciri teroris, mengatakan jilbab membelenggu kebebasan para wanita dan lain-lainnya".   


➡️ Kedua, penghinaan bersifat isyarat. Jenis ini sangat luas dan banyak sekali cabangnya. Di antaranya adalah ejekan dan sindiran dalam bentuk isyarat tubuh. 

Misalnya, seperti melakukan pantomin untuk menghina Islam, membuat karikatur, meme, stiker yang berisi kebencian dan penghinaan terhadap Islam dan yang semisalnya.

Menghina Islam adalah tindakan yang sangat berlawanan dengan prinsip keimanan. Seseorang yang beriman tidak mungkin ada dalam hatinya muncul sikap pelecehan atau peremehan terhadap sesuatu yang berkaitan dengan agama.

Para ulama sepakat bahwa penghina agama Islam adalah kafir, keluar dari agama Islam. Karena dasar agama terbangun atas pengagungan terhadap Alloh, agama dan rosul-Nya. Sementara menghina agama islam akan menghilangkan dasar keimanan dan membatalkannya. 

Setiap orang yang menghina dan mengejek Alloh, Nabi Muhammad, dan ajaran-ajarannya berarti telah menghina agama Islam baik pelakunya orang muslim atau orang kafir. 

Wajib bagi setiap muslim untuk senantiasa berhati-hati dalam berkata dan bersikap tentang masalah agama. Jangan sampai menjadikan agama sebagai bahan candaan dan lawakan. Sebab meskipun hanya sekedar candaan atau lawakan, namun hal tersebut tetap termasuk dosa besar. Bagi siapa saja yang melihat atau mendengar agama Islam dijadikan ajang candaan atau lawakan, maka wajib baginya untuk mengingkarinya kemudian menasihatinya. 

Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal Akuntansi Biaya dan Praktik Pertemuan 4

1. Diket: Produk masuk proses 3.000 kg, produk selesai ditransfer ke dept 2 sebesar 2.600, Produk dalam proses akhir 300 kg (100%BB, 50% BK), Produk hilang akhir proses sebanyak 100 kg. Berapakah unit ekuivalen Biaya Overhead pabrik: a. 3.000 kg b. 2.850 kg c. 2.750 kg d. 2.600 kg e. 2.900 kg Cara Hitung : Diket : Barang Masuk = 3000kg Barang Jadi = 2600kg BDP = 300(100%BB,50%BK) Barang Hilang = 100kg Unit ekuivalen BOP = 2600kg + (50% x 300kg) + 100 = 2600kg + 150kg + 100kg = 2850kg 2. Suatu produk yang hilang setelah proses produksi berjalan sehingga telah menyerap biaya produksi disebut: a. Produk hilang awal proses b. Produk hilang akhir proses c. Produk rusak d. Produk cacat e. Produk jadi 3. Diketahui produk selesai di departemen pertama sebanyak 400 unit, produk dalam proses akhir 100 unit (100% BB, 70% BK) dan produk hilang awal proses sebesar 30 unit, berapa unitkah produk yang dimasukkan kedalam proses: a. 470 b. 530 c. 500 d. 600 e. 700 Caran...

Latihan Statistika Pertemuan 6

1.   Suatu   gerakan   (garis   atau   kurva   yang   halus)   yang menunjukkan   arah   perkembangan   secara   umum,   arah menaik atau menurun disebut a. Trend sekuler                                 d. Variasi random b. Variasi musim                                e. Metode semi average c. Variasi Sikli   2.   Variasi musiman disebabkan oleh a. Banjir                                             ...

TAZKIYATUN NUFUS

•~~~~~~~ 🌸 PERKARA-PERKARA PENGHANTAR LAPANGNYA JIWA 🌸 ________________ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : "Perkara-perkara yang dapat melapangkan jiwa : 1⃣ Tauhid Hidayah dan tauhid termasuk sebab terbesar lapangnya jiwa. 2⃣ Ilmu Ilmu membuat jiwa menjadi lapang dan luas, bahkan sampai lebih lapang daripada dunia 3⃣ Kembali kepada Allah Mencintai-Nya sepenuh hati, menghadap kepada-Nya, dan merasa nikmat dengan beribadah kepada-Nya. 4⃣ Terus menerus berdzikir kepada Allah kapan pun dan di manapun Berdzikir memberikan dampak yang sangat menakjubkan dalam lapangnya jiwa dan tenangnya hati. 5⃣ Berbuat baik dan memberikan manfaat kepada makhluk dengan apa yang memungkinkannya Baik dengan harta, kedudukan, anggota badan, dan macam kebaikan yang lainnya 6⃣ Keberanian Orang yang pemberani maka akan lapang jiwanya, tenang batinnya, dan luas hatinya. Adapun orang yang penakut dia adalah orang yang paling sempit jiwanya dan galau hatinya 7⃣ Mengeluarkan sifat-sifat yang tercela d...