Skip to main content

MASA KECIL ROSULULLAH SAW



Sebelumnya kita sudah membahas mengenai kelahiran rosul, sekarang yuk belajar kisah masa kecil rosul! selamat membaca!!

Pada usia 6 tahun, sang ibu mengajaknya berziarah ke makam bapaknya di Yasrib di temani ole Ummu Aiman.  Di tengah perjalanan pulang ke Mekah, ibunya menderita sakit dan meninggal di perkampungan Abwa’ antara kota Mekkah dan Madinah. 


Beliau dibawa ke rumah Abdul Muththolib (kakeknya) untuk diasuh dan dikasihi melebihi anak-anaknya sendiri.


Saat Rosululloh SAW berusia 8 tahun, kakeknya meninggal dunia di Mekkah. Namun sebelum wafat beliau berpesan agar cucunya tersebut dirawat oleh paman dari pihak bapaknya, yaitu Abu Tholib.


Kini Rosululloh SAW berada dalam asuhan pamannya yang sangat mencintainya. Abu Tholib merawatnya bersama anak-anaknya yang lain, bahkan lebih disayangi dan dimuliakan. Begitu seterusnya Abu Tholib selalu di sisi Rosululloh SAW, merawatnya, melindungi dan membelanya, bahkan hingga beliau di angkat menjadi Rosul. Hal tersebut berlangsung tidak kurang selama 40 tahun.


Pada saat Rosululloh SAW berusia 12 tahun, Abu Tholib mengajaknya berdagang ke negeri Syam. Sesampainya di perkampungan Bushro yang waktu itu masuk wilayah negeri Syam, mereka disambut oleh seorang pendeta bernama Buhairo. 


Pada pertemuan tersebut, Abu Tholib menceritakan perihal Rosululloh SAW dan sifat-sifatnya kepada pendeta Buhairo. Setelah mendengar ceritanya, sang pendeta langsung memberitahukan bahwa anak tersebut akan menjadi pemimpin manusia sebagaimana yang dia ketahui ciri-cirinya dari kitab-kitab dalam agamanya. Maka dia meminta Abu Tholib untuk tidak membawa anak tersebut ke negeri Syam, karena khawatir di sana orang-orang Yahudi akan mencelakainya. Akhirnya Abu Tholib membawa pulang kembali Rosululloh SAW ke Mekkah.


Pada usia 15 tahun, Rosululloh SAW iktu serta dalam perang Fijar yang terjadi antara suku Quroisy yang bersekutu dengan Bani Kinanah melawan suku Qois Ailan. Dan peperangan dimenangkan oleh suku Quroisy. Pada peperangan tersebut, Rosululloh SAW membantu paman-pamannya menyiapkan alat panah.


Setelah perang Fijar usai, diadakanlah perdamaian yang di kenal dengan istilah Hilful Fudhul, disepakati pada bulan Dzulqo’dah yang termasuk bulan Haram, di rumah Abdulloh bin Jud’an At-Taimi.


Credit by owner, semoga bermanfaat!

Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal Analisa Laporan Keuangan Pertemuan 4

1. Jika dalam membandingkan LK Trend Prosentase menggunakan data lebih dari tiga tahun maka analisa yang dipergunakan adalah :  *   A. Angka Index B. Angka Tunggal C. Angka Random D. Angka Nominal E. Angka Variabel 2. yang tidak termasuk hal-hal yang di tunjukan dalam perbandingan terhadap analisa LK sebagai berikut :  *   A. Data Absolut B. Perubahan Prosentase C. Perbandingan Ratio D. Data Relatip Saja E. Perbandingan Data 3. syarat suatu data dapat diperbandingan adalah selain kosekuensi pencatatan adalah :   A. Terjadi Perubahan Nilai B. Tak terjadi Perubahan Nilai C. Terjadinya Inflasi D. Terjadinya Deflasi E. Terjadinya Kolusi   4. Jika terjadi perubahan nilai karena adanya inflasi maupun deflasi, maka pada saat perbandingan LK data harus terlebih dahulu dilakukan :  *   A. Adjusment B. Digabungkan C. Dirata-rata D. Dikomposisikan E. Pemecahan 5. Membagi jumlah tiap pos yang terdapat ...

Sharing Erha Pt. 2

 Hallo guys, kemarin aku sempet cerita ya awal mula aku ke Erha, btw ini udah bulan ke 5 ku perawatan di Erha. Dan aku udah treatment acne peeling sekali. Aku mau share ke kalian budget yang udah aku keluarin nih Sreenshotan ini aku ambil dari aplikasi mobile Erha yang bisa kalian unduh juga di playstore loh gambar total uang yang telah dibelanjakan penukaran poin erha Oya, perlu kalian ketahui setiap pembelian di Erha pasti akan dapat poin kok, yang nanti dapat ditukar menjadi produk Erha yang ingin kalian beli. Ada birthday vouchernya juga btw. Seseru itu ya

KELAHIRAN ROSULULLAH SAW

Mari belajar tentang sejarah kelahiran Nabi!! Rosululloh SAW dilahirkan pada hari Senin pagi 9 Robiul Awal, tahun Gajah. Bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 M.  Beliau SAW dilahirkan dari suku Quraisy, yaitu suku yang paling terhormat dan terpandang di tengah masyarakat Arab pada waktu itu. Dari suku Quraisy tersebut, beliau dari bani Hasyim, anak suku yang paling terhormat di tengah suku Quraisy. Rosululloh SAW lahir dalam keadaan yatim. Karena bapaknya, Abdulloh telah meninggal ketika ibunya (Aminah) mengandungnya di usia dua bulan. Setelah melahirkannya, sang ibu segera membawa bayi tersebut ke kakeknya  Abdul Muttholib. Betapa gembiranya sang kakek mendengar berita kelahiran cucunya. Lalu dibawanya bayi tersebut ke dalam Ka’bah, dia berdoa kepada Alloh dan bersyukur kepada-Nya. Anak tersebut kemudian diberi nama Muhammad. Nama yang belum dikenal masyarakat Arab waktu itu. Lalu pada hari ketujuh setelah kelahirannya, Rosululloh SAW dikhitan. Selain oleh ibunya, R...